Copyright © www.aldakwah.org 2020. All Rights Reserved.

Get Adobe Flash player
Anda dapat membaca Artikel serta kajian yang disediakan oleh kami
Anda dapat mengetahui berita islam terkini baik berita lokal maupun Internasional
Anda dapat mengakses murottal Al-Quran beserta terjemahannya ke berbagai bahasa
Anda dapat mengakses kajian audio yang kami terbitkan
Anda dapat berinfaq serta besedekah melalui perantara kami
Anda dapat memesan produk kami secara online

Pemerintah RI kecam keras penembakan tiga Muslim di Amerika Serikat

JAKARTA (Arrahmah.com) – Pemerintah Indonesia mengecam keras peristiwa penembakan tiga warga Muslim di Chapel Hill, North Carolina, Amerika Serikat, Selasa (10/2), sekitar pukul 17.00 waktu setempat.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Arrmanatha Nasir dalam jumpa pers di Jakarta, Jumat, mengatakan selain mengutuk tindakan itu, Indonesia juga berharap proses hukum pada pelaku penembakan tersebut dapat ditegakkan.

“Kita mengecam kekerasan yang ditujukan kepada kelompok-kelompok tertentu, dan kekerasan bukan solusi untuk apa pun,” kata dia, dikutip dari Antaranews.com.

Saat ini, Pemerintah Indonesia terus melakukan komuniaksi dan koordinasi dengan Konsul Jenderal di New York, AS, untuk memantau perkembangan terkini dan menentukan langkah selanjutnya dalam rangka melindungi WNI yang berada di sana.

Baca Selengkapnya....

Inggris dan Amerika Serikat Tutup Kedutaan di Yaman

YAMAN - Inggris dan Amerika Serikat menarik staf diplomatik dan menutup kantor kedutaannya di Yaman menyusul situasi keamanan di negara itu.

Kementerian luar negeri Inggri, Foreign Office, mengatakan staf kedutaan dan kantor-kantornya menghadapi resiko tinggi dan memerintahkan seluruh warga Inggris agar segera pergi meninggalkan Yaman.

Amerika Serikat juga menutup kedutaannya dan mengevakuasi para stafnya.

“Situasi keamanan di Yaman terus memburuk beberapa hari ini,” kata Menteri Urusan Timur Tengah Tobias Ellwood dikutip BBC Rabu (11/2/2015).

Baca Selengkapnya....

Merasa Terancam, Kaum Yahudi Disarankan Keluar dari Eropa

WASHINGTON - Wakil ketua Muktamar para petinggi organisasi Yahudi Amerika, Malcolm Hoenlein mengatakan, bangsa Yahudi di Eropa hendaknya bersiap-siap untuk meninggalkan benua itu karena isu anti-semit semakin menjadi dan kondisi keamanan di sana juga semakin buruk.

Hoenlein menyampaikan pesan ini di tengah kunjungannya ke kota Wina. Di kota tersebut, bersama dengan 50 orang tokoh Yahudi Amerika lainnya, Hoenlein bertemu dengan para pejabat Yahudi yang duduk di pemerintahan Austria. Mereka kemudian membicarakan kondisi buruk yang dihadapi kaum Yahudi di Eropa. “Orang-orang Yahudi di benua Eropa dalam kondisi terancam,” jelas Hoenlein.

Baca Selengkapnya....

Jepang Lakukan Segala Persiapan Untuk Tarik Wisatawan Muslim

TOKYO  Berbagai persiapan dilakukan Jepang untuk terus meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara. Wisatawan muslim pun kini mulai dibidik oleh pemerintah Jepang.

Jepang terkenal memiliki alam indah yang dipadukan dengan kecanggihan teknologinya. Tak ayal, banyak wisatawan yang berlibur ke negeri sakura tersebut. Terlebih, wisatawan asal Indonesia akan semakin mudah ke Jepang karena diberlakukannya bebas visa.

Indonesia yang memiliki populasi muslim terbesar di dunia juga menjadi target Jepang dalam meningkatkan wisman. Berbagai persiapan dilakukan seperti membangun tempat ibadah untuk umat muslim dan menyediakan makanan yang halal. Terutama saat Olimpiade musim panas 2020 digelar di Tokyo.

Baca Selengkapnya....

"Israel" protes larangan penyebaran Charlie Hebdo

TEL AVIV – Menteri Luar Negeri “Israel” Avigdor Lieberman – bersama dengan puluhan pendukung partai sayap kanan Yisrael Beytenunya – berkumpul di Tel Aviv pada Kamis (5/2/2015) untuk memprotes larangan distribusi majalah kontroversial Perancis Charlie Hebdo.

“Saya menyesal bahwa kita terpaksa mencoba melestarikan kebebasan berekspresi di negara “Israel” dengan cara ini,” ungkap Lieberman selama protes itu seperti yang dikutip oleh harian “Israel” Yedioth Ahronoth, lansir World Bulletin.

“Melarang kami untuk menyebarkan majalah ini berarti menyerah kepada pemerasan dan intimidasi,” tambahnya, mengacu pada keputusan Komite Pemilihan Pusat “Israel” yang melarang partai itu membagikan majalah satir Charlie Hebdo.

Baca Selengkapnya....

Muslim Kanada Minta Perdana Menteri Minta Maaf

ONTARIO – Dua organisasi Islam di Kanada mengungkapkan keprihatinan atas pernyataan Perdana Menteri Stephen Harper pekan lalu. Stephen Harper mengatakan bahwa masjid di negara menjadi tempat di mana terorisme dipromosikan.

“Muslim Kanada yang sangat terganggu oleh komentar Perdana Menteri Jumat lalu yang mengatakan masjid Kanada sebagai tempat di mana terorisme dianjurkan atau dipromosikan,” kata Dewan Nasional Muslim Kanada (NCCM) dan Asosiasi Pengacara Muslim Kanada   (CMLA) dalam pernyataan bersama yang diperoleh korespondenOnIslam.net, Selasa 3 Februari.

“Kata-kata yang digunakan oleh para pemimpin terpilih kami memiliki dampak besar pada persepsi publik.”

NCCM dan CMLA prihatin dengan komentar-komentar yang diberikan oleh Perdana Menteri Kanada saat pengumuman dari Undang-undang C-51, berjudul UU Anti-Terorisme, pada tanggal 30 Januari di Richmond Hill, Ontario.

Baca Selengkapnya....