Copyright © www.aldakwah.org 2020. All Rights Reserved.

Get Adobe Flash player
Anda dapat membaca Artikel serta kajian yang disediakan oleh kami
Anda dapat mengetahui berita islam terkini baik berita lokal maupun Internasional
Anda dapat mengakses murottal Al-Quran beserta terjemahannya ke berbagai bahasa
Anda dapat mengakses kajian audio yang kami terbitkan
Anda dapat berinfaq serta besedekah melalui perantara kami
Anda dapat memesan produk kami secara online

Ratusan warga Oslo bergandengan tangan lindungi masjid

OSLO (Arrahmah.com) – Setelah meningkatnya Islamophobia yang melanda berbagai negara di Eropa, sebagian rakyat Norwegia menunjukkan aksi yang berbeda. Mereka menunjukkan rasa solidaritas dan kesetiakawanannya dengan berdiri bergandengan tangan melindungi masjid, sebagai aksi solidaritas terhadap ummat Islam di Oslo.

Pada Sabtu (28/2/2015), ratusan warga Oslo, Norwegia, berdiri bergandeng tangan melakukan aksi damai di luar sebuah Masjid Jamaah Ahlu As-sunnah. Menurut para pengunjuk rasa, mereka mencoba sebuah lingkaran damai yang mengitari masjid sebagai bentuk solidaritas mereka terhadap ummat muslim, sebagaimana dilansir Huffington Post.

Baca Selengkapnya....

Muslim Prancis Maafkan Pelempar Granat ke Masjid

PARIS – Seorang pria Prancis yang melemparkan granat di sebuah masjid di barat Prancis telah dijatuhi hukuman tiga tahun penjara. Tokoh masjid menegaskan bahwa umat Islam telah memberi maaf bagi penyerang itu.

“Komunitas Muslim mengutuk tindakan anti-Islam, tetapi memaafkan orang itu,” demikian ungkap imam masjid, Mohamed Lamaachi, mengatakan kepada surat kabar Prancis Le ParisienLocal.frmelaporkan pada hari Kamis 26 Februari, sebagaimana dilansir onislam.net.

Lamaachi menjelaskan langkah mereka berdasarkan ajaran agama untuk memberi maaf orang yang memiliki salah.

Baca Selengkapnya....

Meski minoritas, ternyata ada Rumah Sakit Islam gratis bagi komunitas miskin di Myanmar

YANGON – Meski merupakan minoritas di Myanmar, namun umat Islam di negara itu ikut berperan dalam peningkatan kesehatan masyarakat. Rumah Sakit Gratis Muslim itu didirikan sejak 1937 di Yangon, Myanmar dan beroperasi sampai sekarang. Rumah sakit itu didirikan oleh sekelompok pemimpin Muslim untuk membantu orang-orang miskin di Myanmar tanpa memandang golongan. Dana awal rumah sakit ini sepenuhnya berasal dari ummat Islam, sebagaimana dilansir oleh Fimadani News, Selasa (24/2/2015).

Muslim Free Hospital masih beroperasi sampai sekarang dan didanai dari sumbangan ummat Islam Myanmar. Sejak awal, rumah sakit ini tidak melakukan diskriminasi atas dasar apapun. Muslim Myanmar membantu menyumbang untuk perawatan medis warga miskin baik yang beragama Muslim, Budha, Kristen, Hindu, atau agama lainnya.

Baca Selengkapnya....

Menlu Israel: Jika Perang Gaza Terulang, Habislah Militer Israel

ISRAEL - Menteri Luar Negeri Israel Avigdor Lieberman dilaporkan telah mengritik keras agresi Israel yang akan digelar lagi ke Jalur Gaza. Ia mengatakan dalam pidatonya di depan konferensi di Lembaga Keamanan Nasional Israel bahwa operasi militer harus berakhir dengan kemenangan.

“Jika kami kalah, maka itu hanya menyebabkan kekuatan militer yang membuat kami disegani akan habis,” terang Lieberman.

Di koran Israel Maarev edisi Jumat (20/2/2015), Lieberman mengkritik habis Netenyahu dan menudingnya gagal dalam mengendalikan dan mengatur strategi pertempuran di Gaza.

Baca Selengkapnya....

Umat Muslim di Hamburg Diizinkan Libur Saat Hari Besar Islam

JERMAN - Satu keputusan yang belum pernah terjadi sebelumnya di Jerman, para pelajar dan karyawan Muslim dimungkinkan mengambil libur selama upacara keagamaan mereka di Hamburg.

Para pelajar dan staf sekolah beragama Islam diizinkan mengambil tiga hari libur dalam setahun, namun mereka harus dapat mengejar dan mengikuti sesi pelajaran yang tertinggal.

Seperti diberitakan Morocco Morld News, Rabu (25/2/2015), keputusan baru ini dituangkan dalam persetujuan bersama dengan beberapa asosiasi Muslim dan Syiah, setelah dilakukan perundingan selama lima tahun.

Baca Selengkapnya....

Radio Finlandia Akan Siarkan Al-Quran

HELSINKI - Lembaga siaran radio dan televisi di Finlandia, Selasa (24/2/2015) kemarin, menyatakan dirilisnya sebuah program siaran khusus untuk Al-Quran.

Menurutnya, episode pertama akan disiarkan tanggal 7 Maret mendatang. Jumlahnya mencapai 60 episode. Setiap episode berdurasi 30 menit.

Program ini bertujuan untuk mengenalkan Al-Quran dan wawasan Islam kepada rakyat Finlandia. Dengan pengenalan yang benar, diharapkan terwujud kehidupan bernegara yang penuh toleransi.

Baca Selengkapnya....