Copyright © www.aldakwah.org 2020. All Rights Reserved.

Get Adobe Flash player
Anda dapat membaca Artikel serta kajian yang disediakan oleh kami
Anda dapat mengetahui berita islam terkini baik berita lokal maupun Internasional
Anda dapat mengakses murottal Al-Quran beserta terjemahannya ke berbagai bahasa
Anda dapat mengakses kajian audio yang kami terbitkan
Anda dapat berinfaq serta besedekah melalui perantara kami
Anda dapat memesan produk kami secara online

Di Tengah Bencana, Jakarta Pesta Tahun Baru dengan 9 Panggung

JAKARTA - Panggung perayaan malam Tahun Baru Jakarta Night Festival (JNF) mulai didirikan, salah satunya di Silang Monumen Nasional (Monas) Barat Daya atau di dekat Patung Kuda Jalan Medan Merdeka Barat.

Meski panggung lain belum didirikan di sepanjang Bunderan HI hingga Monas, namun pos pengamanan polisi sudah siaga dan tersebar di beberapa titik antara lain di seputar Bank Indonesia, Sarinah, Bunderan Hotel Indonesia dan Jalan Teluk Betung.

 

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta Arie Budiman menyebutkan malam Tahun Baru kali ini akan ada 9 panggung Jakarta Night Festival (JNF). Di antaranya:

1. Panggung di Dukuh Atas dengan hiburan Tradisional Betawi dan Dangdut yang digelar oleh Wali Kota Jakarta Selatan. 

2. Jalan Teluk Betung, dengan hiburan gambang kromong yang digelar oleh Dinas Pemuda dan Olahraga DKI Jakarta. 

3. Bundaran HI di Jalan Imam Bonjol, Bank DKI akan menghadirkan artis-artis Ibu Kota.

4. Sarinah, tepatnya Jalan Sunda, PT Jakarta Propertindo akan menghadirkan musik reggae. 

5. Depan Gedung Jaya, PT Pembangunan Jaya akan menghadirkan Pop Alternatif.

6. Depan Hotel Sari Pan Pacific, PT MRT Jakarta akan menghadirkan musik Jazz.

7. Depan Bank Syariah Mandiri, PD Pembangunan Sarana Jaya akan menghadirkan panggung musik Keroncong.

8. Silang Monas Barat, Disparbud DKI bersama pihak swasta akan menghadirkan artis Ibu Kota. 

9. Depan Wisma Antara, Wali Kota Jakarta Pusat akan menghadirkan musik nusantara.

Pagelaran JNF sendiri akan dilaksanakan pada Rabu (31/12) mulai pukul 20.00 WIB hingga pukul 01.00WIB. Akan ada dua panggung utama yang didirikan yakni di Bundaran HI dan Silang Monas Barat Daya.

Apabila dalam perayaan JNF di tahun-tahun sebelumnya, Gubernur berjalan kaki dari Balai Kota ke Bundaran HI. Sementara pada perayaan JNF tahun ini, Gubernur Basuki Tjahaja Purnama, Wakil Gubernur DKI Djarot Saiful Hidayat, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Unggung Cahyono, dan jajaran pejabat satuan kerja perangkat daerah (SKPD) DKI akan berjalan kaki dari Bundaran HI menuju Monas. 

Di sana, Basuki bakal menyapa warga Ibu Kota yang menghadiri perayaan JNF. “Mungkin kami akan kumpul dulu di rumah dinas di Taman Suropati pukul 20.30 malam. Biar rumah dinas saya ramai banyak orangnya. He-he-he,” kata Basuki seperti dikutip Kompas.com.

Kendaraan bermotor dilarang melintas sepanjang lokasi digelarnya JNF. Para pengunjung yang menggunakan kendaraan pribadi diimbau memarkirkan kendaraannya di kantong-kantong parkir yang sudah disediakan seperti di IRTI Monas, Polda Metro Jaya dan gedung-gedung perkantoran maupun pusat.

Pesta Tahun Baru Kikis Kepekaan Sosial

Sementara itu, Ketua Pengurus Pusat Muhammadiyah, Yunahar Ilyas, menyatakan bahwa pesta tahun baru yang identik dengan perilaku mubadzir dapat mengikis kepekaan sosial, mengingat banyaknya musibah yang terjadi belakangan ini.

“Kita seharusnya menjaga perasaan saudara-saudara kita yang tengah berada dalam kesulitan hidup,” ujarnya saat dihubungi Islampos, Senin (29/12/2014).

Guru Besar Universitas Muhammadiyah Yogyakarta ini menghimbau, umat Islam menghadapi tahun baru dengan refleksi untuk mengoreksi kekurangan-kekurangan yang ada selama setahun terakhir.

“Menyambut tahun baru dengan hura-hura seperti begadang, meniup terompet, dan bermain kembang api itu tidak ada gunanya,” tegas pria kelahiran Bukittinggi ini.

[rn/Islampos]