Copyright © www.aldakwah.org 2020. All Rights Reserved.

Get Adobe Flash player
Anda dapat membaca Artikel serta kajian yang disediakan oleh kami
Anda dapat mengetahui berita islam terkini baik berita lokal maupun Internasional
Anda dapat mengakses murottal Al-Quran beserta terjemahannya ke berbagai bahasa
Anda dapat mengakses kajian audio yang kami terbitkan
Anda dapat berinfaq serta besedekah melalui perantara kami
Anda dapat memesan produk kami secara online

Pekerjaan Terbaik untuk Orang Pintar tetapi Pemalas

Di tengah dunia kerja yang semakin sibuk dan menimbulkan stress, banyak orang mencari pekerjan berpenghasilan bagus tetapi dengan sedikit usaha.

Angela Hensal dalam kolomnya di BBC (2/3/2014) merangkum beberapa jenis pekerjaan yang menghasilkan cukup uang tanpa perlu peras keringat dari situs tanya-jawab Quora.

Andy Lee Chaisiri, seorang desainer game komputer menulis, “Mungkin satu dari tiga guru bahasa Inggris yang saya jumpai di Beijing menggambarkan diri mereka sebagai orang pintar tetapi sangat malas.”

Di China, pekerjaan sebagai guru sering mendapat bayaran tinggi dan banyak permintaan, sehingga orang dengan kualifikasi standar bisa saja menggeluti pekerjaan itu. Sebab, seringkali kualifikasi untuk mengajar bahasa Inggris di China adalah sekedar pelamar pekerjaan itu dilahirkan di negara yang berbahasa Inggris.

Waktu pekerjaan mereka sangat fleksibel dan penghasilan yang didapat sangat menggiurkan. Tidak jarang kocek mereka terisi dengan bayaran setara lulusan perguruan tinggi kelas menengah yang bekerja selama 50 jam perminggu dan lembur sampai mati, kata Andy Lee.

Jadilah programmer komputer, saran Paul Denlinger, jika orang ingin bekerja santai tapi mendapatkan bayaran tinggi.

Computer programmer itu merupakan proses belajar yang berkelanjutan, tetapi Anda tidak perlu benar-benar bekerja keras, dan secara bertahap Anda pasti akan mengetahui bahwa tantangan (kesulitan) yang ada itu sifatnya repetitif.”

Sifat pekerjaan itu sendiri yang mendorong orang untuk sedikit bekerja.

“Programmer yang baik sedapat mungkin sedikit menulis barisan kode dan profesi itu mendapatkan bayaran yang baik, sementara pada saat yang sama mendorong orang menjadi pemalas,” tulis Denlinger yang juga seorang programmer.

Ketika para programmer bekerja dengan orang-orang pintar dan teknisi lain, pada saat yang sama investor akan mengucurkan uang untuk ide-ide yang dimunculkan, imbuh Denlinger.

Lebih lanjut menurut Chris Leong, jadilah programmer yang bekerja untuk lembaga pemerintah, sebab di Australia sebagian besar mereka paling banyak bekerja 35 jam sepekan, kecuali untuk programmer senior.

Untuk orang pintar tetapi pemalas, jadilah “pakar sesuatu,” kalau mau mendapat uang tanpa peras keringat, saran Matthew Kuzma.

Sebarkan ide saja kepada orang-orang lain, sharing pemikiran-pemikiran dan pendapat atau opini sehingga orang umum menyebut dirinya sebagai “pakar” atau orang yang ahli di bidangnya. Caranya gampang, yaitu berbagi cerita dan pengalaman tentang sesuatu yang mudah dan menyenangkan tetapi menurut orang lain sulit, sehingga orang akan mengundang dan membayar kita.

Orang pemalas ternyata ada juga gunanya. Arvind Khrisnan mengutip perkataan milyuner Bill Gates, “Saya selalu memilih seorang pemalas untuk melakukan pekerjaan sulit, karena dia akan menemukan cara yang mudah untuk melakukannya.”

Jadi bagi orang pemalas tetapi pintar di seluruh dunia, “Sepertinya Anda punya peluang kerja di Microsoft,” tulis Krishnan.

Hidayatullah.com