Copyright © www.aldakwah.org 2020. All Rights Reserved.

Get Adobe Flash player
Anda dapat membaca Artikel serta kajian yang disediakan oleh kami
Anda dapat mengetahui berita islam terkini baik berita lokal maupun Internasional
Anda dapat mengakses murottal Al-Quran beserta terjemahannya ke berbagai bahasa
Anda dapat mengakses kajian audio yang kami terbitkan
Anda dapat berinfaq serta besedekah melalui perantara kami
Anda dapat memesan produk kami secara online

Inilah Sebab Banyak Obat-obatan Mengandung Babi

Selama ini bahan baku obat-obatan berasal dari luar negeri atau impor. Itu sebabnya banyak produk obat-obatan yang beredar di Indonesia terpapar zat haram atau babi.

Hal ini dikatakan Direktur Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan, dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia (LPPOM-MUI) Ir Lukmanul Hakim M.Si kepada wartawan di kantor MUI Jalan Proklamasi 51, Jakarta Pusat, Kamis (19/12/2013) pagi.

“Sebagian besar bahan baku obat diimpor dari negara-negara Barat yang tidak mengerti halal haram. Mereka memang terbiasa menggunakan enzim babi sebagai katalisator pembuatan obat-obatan,” ucap  Lukmanul Hakim.

Menurut Lukmanul Hakim, penggunaan bahan baku dari babi pada produk obat-obatan ini memang karena sifat enzim babi yang mudah beradaptasi dengan tubuh manusia.

“Selain itu babi merupakan hewan yang mudah didapat. Tingkat kesulitan memproduksi obat dengan menggunakan enzim babi ini juga tidak begitu sulit,” jelas Lukmanul Hakim.

Namun demikian, bukan berarti obat-obatan yang terbebas dari babi tidak bisa diciptakan.

“Ini tergantung kemauan dan policy (kebijakan) pemerintah. Mau atau tidak mendorong peneliti untuk melakukan riset pembuatan obat halal? Teknologi dan sains sangat memungkinkan untuk menciptakan obat halal,” katanya.

Hidayatullah.com