Copyright © www.aldakwah.org 2020. All Rights Reserved.

Get Adobe Flash player
Anda dapat membaca Artikel serta kajian yang disediakan oleh kami
Anda dapat mengetahui berita islam terkini baik berita lokal maupun Internasional
Anda dapat mengakses murottal Al-Quran beserta terjemahannya ke berbagai bahasa
Anda dapat mengakses kajian audio yang kami terbitkan
Anda dapat berinfaq serta besedekah melalui perantara kami
Anda dapat memesan produk kami secara online

Riau Akan Budidayakan Kurma dan Zaitun

PEKANBARU - Boleh juga gagasan Dinas Perkebunan Riau ini. Mereka berencana akan mengembangkan tanaman zaitun dan kurma. “Untuk memastikan tanaman tersebut bisa ditanam di Riau, Dinas Perkebunan Riau akan melakukan kajian teknis budidaya yang tepat dan sesuai dengan iklim tropis Indonesia,” ungkap Kepala Dinas Perkebunan Riau, Zulher, di Pekanbaru, Rabu (22/10/2014).

Zulher mengungkapkan, perlakuan teknis budidaya khususnya untuk tanaman zaitun dan kurma di Timur Tengah dengan Indonesia tentu akan sangat berbeda. Karena, iklim di Timur Tengah jauh lebih panas dari Indonesia. Karena itu, kajian komprehensif akan terus dilakukan agar pengembangan tanaman ini bisa segera direalisasi. Apalagi, investasi di sektor perkebunan lebih mahal dan lama serta zaitun dan kurma merupakan komoditas baru di Indonesia.

Baca Selengkapnya...

MUI Siapkan Fatwa Limbah Ramah Lingkungan

Majelis Ulama Indonesia (MUI) menggodok fatwa tentang limbah ramah lingkungan untuk pendorong bagi masyarakat dalam menjaga alam sekitarnya.

Wakil Sekretaris Jenderal MUI Natsir Zubaidi di Pekanbaru, Senin, menyatakan, sebagian masyarakat tidak peduli dan mengabaikan limbah rumah tangganya sehingga mencemari lingkungan.

“Kita ke depan meningkatkan kerjasama dengan setiap unsur terkait dengan penyelamatan lingkungan di negeri ini,” katanya dikutip Antara, Senin (20/10/2014).

Baca Selengkapnya...

Terapkan Syariat, Wisatawan ke Aceh Malah Meningkat

JAKARTA - Penerapan sebagian hukum syariat Islam di Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam, ternyata tidak menghalangi kemajuan pariwisata. Meski menerapkan syariat Islam, jumlah wisatawan ke Aceh malah meningkat.

"Malah justru memperkenalkan Aceh sebagai destinasi syariah," ungkap Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Nanggroe Aceh Darussalam Reza Pahlevi, di Jakarta, Rabu (15/10/2014).

Ia menuturkan hal ini terbukti dengan adanya peningkatan kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) setiap tahunnya, terutama pasca tsunami. Tahun 2013, lanjutnya, kunjungan wisman mencapai 42.000 orang.

Baca Selengkapnya...

FPI : Kita Bukan Ormas Anarkis !

JAKARTA - Front Pembela Islam (FPI) kembali melakukan aksi demo di depan gedung DPRD DKI Jakarta. Ada sekitar 200-an massa dalam aksi demo tersebut.

Pantauan di lokasi, Jumat (17/10/2014), demo dimulai pukul 14.30 WIB. Dari unjuk rasa ormas islam tersebut, juga dipenuhi oleh para ibu-ibu dan anak-anak.

Ketua FPI DKI Jakarta Habib Salim Selon mengatakan unjuk rasa di depan gedung DPRD kali ini merupakan aksi damai yang dilakukan FPI, Forum Umat Islam (FUI), Lembaga Pembela Islam (LPI), dan Gerakan Reformasi Misi Islam (GRMI).

Baca Selengkapnya...

Dikawal Polisi Walikota Jambi Tutup Lokalisasi

JAMBI - Dua lokalisasi di Kota Jambi, Payo Sigadung alias Pucuk dan Langit Biru, resmi ditutup Senin kemarin (13/10/2014). Penutupan itu ditandai dengan deklarasi bersama pemerintah Kota Jambi, Pemprov Jambi, forkompinda, serta mantan pelacur. Deklarasi tersebut dilaksanakan di depan pintu gerbang masuk Payo Sigadung atau Pucuk.

Tidak ada perlawanan dari warga Pucuk terhadap deklarasi itu. Mereka hanya melihat dari kejauhan sambil sesekali menyoraki pemerintah Kota Jambi. Hal itu tak menyurutkan niat pemerintah untuk menutup lokalisasi. Petugas kepolisian yang lengkap dengan tampangnya siap mengamankan deklarasi tersebut. Namun, unjuk rasa yang dikhawatirkan tak terjadi.

Baca Selengkapnya...

Alhamdulillah, Dua Lokalisasi ini Resmi Ditutup

JAMBI - Pemerintah Kota Jambi melakukan penutupan atas dua lokalisasi, yakni, lokalisasi Payo Sidagung dan Langkit Biru di Kota Jambi. Disertai oleh ratusan kepolisian dan TNI Wali Kota Jambi bersama unsur Muspida yang berpusat di Lokalisasi Payo Sigadung, Kota Jambi secara resmi ditutup, Senin (13/10). Pemkot Jambi telah menyebar ratusan anggota kepolisian dan TNI sejak Sabtu (12/10).

Guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan terjadi, usai deklarasi puluhan pasukan anti huru-hara Polresta Jambi sebanyak 60 orang berpakaian lengkap mengawal Wali Kota Jambi dan unsur Muspida berkeliling lokalisasi yang ditutup tersebut.

Wali Kota Jambi, SY Fasya mengatakan dalam sambutannya penegakkan Perda tentang prostitusi harus tegas dilaksanakan. “Kami berharap semua pihak untuk bersama-sama menegakkan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 2 Tahun 2014 tentang pemberantasan prostitusi di wilayah Kota Jambi,” ujarnya. Dia juga mengatakan mulai hari ini seluruh lokalisasi di Jambi sudah dilarang beroperasi dan Perda akan efektif berjalan mulai Februari mendatang.

Baca Selengkapnya...