Copyright © www.aldakwah.org 2020. All Rights Reserved.

Get Adobe Flash player
Anda dapat membaca Artikel serta kajian yang disediakan oleh kami
Anda dapat mengetahui berita islam terkini baik berita lokal maupun Internasional
Anda dapat mengakses murottal Al-Quran beserta terjemahannya ke berbagai bahasa
Anda dapat mengakses kajian audio yang kami terbitkan
Anda dapat berinfaq serta besedekah melalui perantara kami
Anda dapat memesan produk kami secara online

Perusahaan Malaysia Hina Indonesia Melalui Iklan

JAKARTA - Sebuah perusahaan bernama Robovac di Malaysia membuat iklan produknya yang terkesan merendahkan kemampuan Tenaga Kerja Indonesia (TKI), khususnya yang bekerja sebagai pembantu rumah tangga.

Dalam iklan berbentuk standing banner, perusahaan itu menyarankan masyarakat Malaysia untuk memecat para pembantu mereka yang berasal dari Indonesia, dan menggantikan dengan produk robot pembersih rumah buatan mereka.

Ajakan itu dipertegas dengan menggaris bawahi kata "Indonesia". Seolah perusahaan itu ingin menyampaikan bahwa produk mereka lebih baik dari seorang TKI, yang bekerja sebagai pembantu.

Foto iklan milik perusahaan Robovac itu, pertama kali dimuat dalam akun Facebook milik Okina Fitriani. Dalam akunnya, Okina menuliskan jika iklan itu sangat berbau rasis. Ia pun mengatakan akan mengadukan iklan ini ke kementerian terkait.

Berdasarkan penelusuran, kantor pusat Robovac Malaysia berada di  Unit 30-3, 3rd Floor, Red Carpet Avenue, Encorp Strand, Jalan PJU 5/22,  Kota Damansara, 47810 Petaling Jaya, Malaysia.

Perusahaan ini menjual robot pembersih rumah, mulai dari jenis vacuum cleaner, alat pengepel lantai, hingga robot untuk membersihkan kolam berenang.

Menyikapi hal ini, KBRI di Kuala Lumpur elah mengirimkan nota protes kepada Kementerian Luar Negeri Malaysia. Iklan tersebut dinilai mendiskreditkan Indonesia karena mencantumkan tulisan "Fire Your Indonesian Maid Now" (Pecat Pembantu Indonesia Anda Sekarang).

Menurut keterangan tertulis dari KBRI Kuala Lumpur, Rabu (04/02), nota tersebut menyampaikan penyesalan mendalam Pemerintah Indonesia atas cara beriklan perusahaan swasta RoboVac yang sangat tidak sensitif dan merendahkan martabat rakyat Indonesia.

Selanjutnya, KBRI meminta otoritas Malaysia untuk melarang iklan tersebut, termasuk iklan yang ada dalam website perusahaan RoboVac (http://neatrobotcleaner.com.my), KBRI juga meminta Pemerintah Malaysia untuk mengambil langkah guna memastikan bahwa iklan produk apapun yang bersifat rasis dan menciderai perasaan Bangsa Indonesia tidak terulang di kemudian hari.

Selain mengirimkan nota protes, KBRI juga telah menugaskan pengacara untuk menemui pihak perusahaan dan melakukan analisis hukum guna melakukan langkah-langkah hukum selanjutnya.

Selain itu, KBRI juga telah melaporkan pemasangan iklan tersebut kepada Kepolisian Wilayah Selangor.

(SI Online)