| Article Index |
|---|
| Tata Cara Shalat Genap Dan Witir |
| Waktu shalat witir: |
| Jumlah rakaat |
| Kesempurnaan minimal dalam shalat witir |
| All Pages |
Akan tetapi yang shahih adalah termasuk sunnah muakkad yang selayaknyalah seorang muslim menjaga dan tidak meninggalkannya.
Imam Ahmad Rohimahulloh berkata: "Barangsiapa meninggalkan shalat witir, maka dia adalah seorang laki-laki buruk yang persaksiannya tidak layak di terima."
Ini menunjukkan bahwa shalat witir sangat ditekankan.
As-Syaf'u secara bahasa adalah pasangan, yaitu jumlah yang berpasangan, sebalikanya witir adalah sendirian. Sunnah-sunnah yang telah tetap setelah shalat isya ada tiga macam:
1. Shalat sunnah ba'diyah isya, dua rakaat.
2. Shalat malam, shalat semampunya dan semaunya; dua rakaat, dua rakaat.
3. Shalat witir, boleh witir dengan satu rakaat, tiga rakaat, lima rakaat, tujuh rakaat, atau sembilan rakaat langsung sekali salam.
Mungkin tata cara shalat witir bisa kita simpulkan dalam poin-poin berikut ini:
LEMBAGA DAKWAH DAN TAKLIM
Jl. Kebon Nanas Utara II, No. 12, Rt. 04/04, Cipinang Cempedak Jatinegara, Jakarta Timur
PO.BOX 7813, JATCC 13340 Indonesia
Telp : 021-8199992. 021-70008669. Fax : 021-8517706
Copyright Lembaga Dakwah dan Taklim © 2009 - 2010.
All Rights Reserved.
